Kegiatan PKM Dosen Prodi HI FISIP Universitas Budi Luhur, Jakarta dengan tema “Sosialisasi dan Pelatihan Akses Informasi ASEAN Community Lewat Internet oleh Peserta Didik”

SKh. Bhakti Luhur, Rabu 22 Juni 2016

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) adalah salah satu Tridharma yang dilakukan oleh Dosen di perguruan tinggi, selain pengajaran dan penelitian. Kegiatan PKM ini wajib dilakukan setiap semester sebagai bentuk tanggung jawab sosial dosen untuk mempraktikkan mata kuliah yang diajarkan di kampus.

1aPada semester Genap 2015/2016 Tim Dosen Prodi Hubungan Internasional melakukan kegiatan PKM dengan tema “Sosialisasi dan Pelatihan Akses Informasi ASEAN Community Lewat Internet oleh Peserta Didik” yang dilaksanakan pada Selasa 21 Juni 2016 di SKh. Bhakti Luhur. Pemilihan tema ini dikaitkan dengan agenda ASEAN Community yang dilaksanakan Januari 2016.

Indonesia sebagai negara anggota ASEAN dengan wilayah terluas dan jumlah penduduk paling banyak memiliki tanggung jawab untuk mensukseskan program ini melalui sosialisasi sebagai langkah awal. Tim Pelaksana PKM yang terdiri dari dosen dan mahasiswa memberikan pemahaman mengenai deskripsi negara-negara ASEAN dan potensinya dalam menghadapi ASEAN Community. Para peserta didik juga diajarkan membuat akun e-mail masing-masing agar lebih mahir dan komunikatif dalam menggunakan perangkat Information and Communication Technology (ICT).

2aLangkah sosialisasi ini dirasa tepat karena agenda ASEAN Community yang dimulai pada awal 2016 masih kurang diketahui oleh publik terutama anak-anak sekolah. Tim Pelaksana PKM yang diketuai oleh Denada Faraswacyen L. Gaol, M.Si dan Samsinar, M.Kom melibatkan beberapa mahasiswa FIKOM dan FISIP Universitas Budi Luhur yang sedang menjalankan KKP dan TA Skripsi. Para mahasiswa berperan sebagai pendamping anak-anak berkebutuhan khusus di Bhakti Luhur dalam mengajar dan membimbing selama proses kegiatan PKM.

3aKegiatan PKM dilaksanakan di Sekolah Khusus Bhakti Luhur Ciputat. Sekolah ini merupakan lembaga pendidikan formal yang mendidik anak-anak berkebutuhan khusus atau memiliki keterbatasan secara fisik atau mental. Tim pelaksana melihat bahwa anak-anak berkebutuhan khusus sebagai generasi penerus juga berhak memperoleh informasi agar dapat menambah pengetahuan serta meningkatkan keahlian/skill dalam menghadapi ASEAN Community.

Tags: ,

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.