KRIMINOLOGI GOES TO PUSINAFIS BARESKRIM POLRI “KRIMINOLOGI DALAM FORENSIK DAN SISTEM PERADILAN PIDANA”

[:en]Salam Budi Luhur!

Mahasiswa kriminologi Universitas Budi Luhur pada hari Senin, 26 November 2018 melakukan kunjungan akademik ke Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (PUSINAFIS) Bareskrim Polri. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: Memberikan pengetahuan yang baru bagi Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur untuk mengetahui dan mengidentifikasikan teknologi yang digunakan oleh Pusinafis dalam memberikan pemahaman mengenai kriminologi forensik dan untuk memahami keterkaitan Kriminologi Forensik dan Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Selain itu juga, untuk menjalin kerjasama jangka panjang dengan Pusinafis Bareskrim Polri.

Kapusinafis Brigjen. Pol Hudi Suryanto sebagai narasumber memberikan paparan materi yang berjudul “Peran dan Dukungan Inafis Dalam Penegakan Hukum Melalui Penyidikan Perkara”. Beliau menjelaskan hal seputar yang berkaitan dengan tugas pokok Pusinafis sampai sejarah hadirnya sistem fingerprint yang mulai dikembangkan di Indonesia. Fingerprint juga dikenal dengan nama daktiloskopi yakni ilmu yang mempelajari sidik jari dan guratan-guratan yang ada pada sidik jari terutama ibu jari atau jari manis seseorang. Sidik jari merupakan hal yang dinilai akurat untuk mengidentifikasi seseorang karena garis tangan satu dengan yang lainnya tidak mungkin sama bahkan saudara kembar sekalipun, perbandingan sidik jari satu dengan yang lain sampai skala 1:1.000.000.000. Setelah mendengarkan paparan dari narasumber Mahasiswa melakukan foto bersama dengan Kepala Pusinafis dan jajarannya. (Penulis: Sisi Renia Alviani, Mahasiswa Prodi Kriminologi).

[:ID]Salam Budi Luhur!

Mahasiswa kriminologi Universitas Budi Luhur pada hari Senin, 26 November 2018 melakukan kunjungan akademik ke Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (PUSINAFIS) Bareskrim Polri. Tujuan dari kegiatan ini antara lain: Memberikan pengetahuan yang baru bagi Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur untuk mengetahui dan mengidentifikasikan teknologi yang digunakan oleh Pusinafis dalam memberikan pemahaman mengenai kriminologi forensik dan untuk memahami keterkaitan Kriminologi Forensik dan Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. Selain itu juga, untuk menjalin kerjasama jangka panjang dengan Pusinafis Bareskrim Polri.

Kapusinafis Brigjen. Pol Hudi Suryanto sebagai narasumber memberikan paparan materi yang berjudul “Peran dan Dukungan Inafis Dalam Penegakan Hukum Melalui Penyidikan Perkara”. Beliau menjelaskan hal seputar yang berkaitan dengan tugas pokok Pusinafis sampai sejarah hadirnya sistem fingerprint yang mulai dikembangkan di Indonesia. Fingerprint juga dikenal dengan nama daktiloskopi yakni ilmu yang mempelajari sidik jari dan guratan-guratan yang ada pada sidik jari terutama ibu jari atau jari manis seseorang. Sidik jari merupakan hal yang dinilai akurat untuk mengidentifikasi seseorang karena garis tangan satu dengan yang lainnya tidak mungkin sama bahkan saudara kembar sekalipun, perbandingan sidik jari satu dengan yang lain sampai skala 1:1.000.000.000. Setelah mendengarkan paparan dari narasumber Mahasiswa melakukan foto bersama dengan Kepala Pusinafis dan jajarannya. (Penulis: Sisi Renia Alviani, Mahasiswa Prodi Kriminologi).

 [:]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.